Film / Bioskop / Kisah Almarhum Uje dalam Film Hijrah Cinta

Kisah Almarhum Uje dalam Film Hijrah Cinta

Tanggal rilis     : 24 Juli 2014

Penulis           : Hanung Bramantyo

Sutradara         : Indra Gunawan

Pemeran           : Alfie Affandy sebagai Uje

                    Revalina S. Temat sebagai Pipik

 

Hijrah CintaDi tengah nuansa Ramadhan yang tengah berjalan, para sineas Indonesia juga ikut menyemarakkannya dengan menghadirkan tontonan bernuansa religi. Salah satunya ialah Film Hijrah Cinta yang akan rilis pada tanggal 24 Juli 2014 nanti. Film Hijrah Cinta yang bergenre drama ini, disutradarai oleh Indra Gunawan dengan naskah yang ditulis oleh salah satu sineas berbakat, Hanung Bramantyo. Dengan diperankan oleh Alfie Affandy dan Revalina S. Temat, film Hijrah Cinta menceritakan tentang kisah hidup almarhum Uje (Ustadz Jeffri Al-Buchori) yang dikenal publik sebagai ustadz yang gaul.

Cerita ini dimulai dengan kehidupan Uje di masa muda yang begitu cemerlang. Dengan bakat aktingnya, Uje tampil sebagai model ternama dan dikenal sebagai aktor yang berbakat, dua hal yang bisa membuat masa depannya akan lebih cemerlang. Namun sayang, di tengah perjalanan, Uje menyiakan semua itu dan beralih pada narkoba. Masa muda yang seharusnya bisa dinikmati dengan penuh semangat harus tergantikan oleh jeratan narkoba yang tentu bisa membinasakan hidupnya. Satu per satu teman bahkan sahabatnya, mulai meninggalkan Uje karena tidak tahan dengan dirinya yang telah tehanyut dalam godaan duniawi. Tidak hanya itu saja, Sang Ibu bahkan hanya bisa pasrah menerima kenyataan bahwa sang anak telah berubah. Namun, di suatu waktu, Uje bertemu dengan gadis yang diketahui bernama Pipik. Bisa dikatakan, Uje mengalami Love at the first sight. Ia sangat terkesan dengan Pipik. Bahkan, di hadapan Pipik, Uje berani menyatakan bahwa Pipik akan menjadi saksi atas berubahnya kehidupan Uje. Uje benar-benar menepati ucapannya, ia pun menemukan titik untuk balik ke kehidupan lamanya. Pipik sendiri sangat yakin bahwa Uje serius untuk berubah. Pertemuan Uje dengan Pipik tidak hanya menjadikan Pipik sebagai saksi berubahnya hidup Uje. Lebih dari itu, Pipik telah membawa perubahan dalam hidup Uje sehingga ustadz gaul itu pun melepaskan diri dari narkoba.

Kisah Uje bukanlah satu-satunya di dunia ini, saya yakin ada banyak Uje yang mengalami pergolakan dan godaan duniawi di masa mudanya dalam pencarian jati diri, hingga akhirnya menemukan titik sadar dimana ia harus kembali. Sebagai penambah semangat Ramadhan, film ini sangat cocok untuk ditonton, terutama kawula muda yang tengah mencari jati diri. Selain berbicara tentang dakwah, di dalamnya kita sekalian juga bisa menemukan cinta dan persahabatan. Terakhir, Ibunda Almarhum Uje, Tata Mulyana dan Pipik, istri Almarhum Uje berharap , film Hijrah Cinta bisa menjadi panutan bagi siapa saja yang menontonnya.

 

Foto Profil dari Rahel Lasmaria Simbolon

8 comments

  1. mantaaaf,
    semoga bermanfaat bagi yg menyaksikanx,
    sangat mendidik dan membangun

  2. Basa Nova Siregar

    kemungkinan cerita film ini sudah banyak yg tau sih, karena begitu banyaknya kupasan cerita di infotainment sewaktu almarhum berpulang, tapi cukup buat penasaran juga, kayaknya seru untuk ditonton bareng2 adek cowok, sambil nyelipin pesan2 gitu :-)

    untuk ulasannya, hmmm… dikurangi sedikit detailnya ya, biar bikin penonton penasaran :-)

  3. hari ini filmya rilis. Semoga bermanfaat dan tidak menjadi pembuka kesedihan bagi Bu Pipik dan keluarga yang ditinggalkan :)

  4. nice recommendation bngt ni buat para pecinta perubahan, karna perubahan itu perlu…

  5. @harimau_senja

    lumayan menarik ceritanya, tapi sudah banyak cerita yang maknanya sama.
    lebih di kembangkan lagi atau lebih komplek lagi ceritanya supaya penonton penasaran.
    tujuan dari ceritanya lumayan mendidik, terutama bagi kalangan anak muda.
    salam sukses.

    • udah banyak sih cerita yang sama,
      hehehehe,,,,
      tapi kren,
      karena film ini menginspirasikan mereka yang make narkoba
      karena mereka bukanlah sampah masyarakat,
      tapi mereka lebih baik dari yang biasa ketika mereka mau berhenti,
      dan mencari jalan yang lebih baik,

  6. Mungkin memang kisah seperti ini ada jutaan diluar sana. Namun krn ini diangkatkan dr seorang tokoh yg dicintai oleh khalayak ramai maka tentu ada sensasi yg berbeda. Ya.. almarhum uje. Animo masyarakat pastinya sangat tinggi utk menyaksikan film ini. Nah…bs lah film ini skalian jd sarana dakwah..dakwah kehidupan buat yg muda mudi hihi
    Last, Hm…Memang hidayah itu bisa berasal dari mana saja.

  7. Sintya Lumbanraja

    film ini bisa jadi motivasi bagi mereka yang telah menyia-nyiakan masa muda dengan hal-hal yang telah merusak jasmani dan rohani, bahwa setiap orang masih ada hak memiliki kesempatan kedua, apalagi perubahan itu dari yang buruk menjadi baik. Juga bagi yang masih mengidolakan sosok Uje, pasti banyak sekali yang menonton.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

tiga nafas likas

Film Tiga Nafas Likas, Perjuangan Wanita Karo yang Luar Biasa

Film bernuansa keluarga selalu memberikan kesan yang mendalam bagi penontonnya, bukan hanya ...