Film / Bioskop / Film Tiga Nafas Likas, Perjuangan Wanita Karo yang Luar Biasa

Film Tiga Nafas Likas, Perjuangan Wanita Karo yang Luar Biasa

Film bernuansa keluarga selalu memberikan kesan yang mendalam bagi penontonnya, bukan hanya karena skenario yang sesuai dengan kehidupan sehari-hari, tapi juga akhir bahagia dari film yang selalu menjadi harapan setiap keluarga. Demikianlah sebuah film yang mengangkat kisah keluarga kembali dihadirkan untuk kita. Tiga Nafas Likas, berkisah tentang perempuan bernama Likas. Ia bukan sekedar perempuan, ia perempuan istimewa dan luar biasa yang telah berhasil menggapai impiannya, karena ia tetap teguh terhadap janjinya kepada ketiga orang penting dalam kehidupannya, yakni sang ayah, kakak, dan suami tercintanya, Djamin Ginting.

Masyarakat Karo memiliki sebuah adat, dimana seorang wanita tidak diperbolehkan untuk bekerja. Bila wanita tersebut bekerja, maka itu akan menimbulkan aib bagi keluarganya. Namun, Likas tidak peduli. Ia ingin sekali maju. Likas pun melawan adatnya dan bersekolah agar bisa menjadi guru sesuai impiannya. Dengan dibantu sang kakak, Likas pun berhasil menjadi guru. Di tengah perjalanannya, Likas dipertemukan dengan Djamin Ginting, seorang tentara. Likas jatuh cinta pada Djamin dan akhirnya mereka pun menikah. Likas telah mengorbankan semua impiannya. Pada saat berumur 50 tahun, Likas kehilangan suaminya. Di saat itulah Likas merasa harus kembali ke awal untuk memulai segalanya.

tiga nafas likasFilm Tiga Nafas Likas mengangkat kisah nyata seorang Likas Tarigan atau lebih dikenal dengan nama Likas Ginting yang merupakan istri Letjen. Djamin Ginting. Sampai saat ini tokoh Likas sendiri masih hidup. Beliau sudah berumur 90 tahun. Adapun film ini bisa direalisasikan karena adanya persetujuan dari keluarga besar Likas dan Djamin Ginting. Salah satu anak mereka, Riahna Djamin Ginting, didaulat untuk menjadi executive producer film Tiga Nafas Likas ini.

Kisah film ini memiliki beberapa periode watu, dimulai dari tahun 1930-an, melewati zaman perang kemerdekaan, zaman revolusi 1960, sampai tahun 2000, dimana perekonomian Indonesia mengalami masa kejayaan. Selain itu, kisah film ini juga melibatkan banyak latar tempat, seperti Bakkara (Sumatera Utara), Dolok Sanggul (Sumatera Utara), Brastagi (Sumatera Utara), Kabanjahe (Sumatera Utara), Tebing Tinggi (Sumatera Utara), Pamah Semilir (Sumatera Utara), Kota Medan, Kota Jakarta, dan Ottawa (Kanada). Sekitar 10% adegan dalam film akan menggunakan Bahasa Karo. Meskipun demikian, tim produksi tetap berusaha menghadirkan Budaya Karo, sehingga penonton bisa merasakan bagaimana Budaya Karo yang selama ini belum terlalu dikenal, bahkan dianggap sama dengan kebudayaan Batak Toba, padahal kedua adat itu berbeda, contohnya saja bahasa. Film Tiga Nafas Likas akan menampilkan bagaimana perjalanan Likas Tarigan mulai dari zaman revolusi saat ia masih di Sibolangit, sampai keikutsertaanya ke Ottawa bersama suami. Demi bisa memerankan karakter orang Karo secara total, Atiqah dan Vino mengikuti pelatihan Bahasa Karo, mulai dari dialek hingga pelafasan. Latar waktu yang merentang luas sejak 1930 hingga tahun 2000 membuat para pemain harus melalui tahap-tahap perubahan penampilan. Ada satu yang unik disini. Atiqah Hasiholan yang kita tahu keturunan Batak, ternyata merasa tertantang dengan peran baru ini, karena mempelajari Bahasa Karo merupakan hal baru baginya.  

Saat ini, Likas Tarigan telah berusia 90 tahun. Di usianya yang sudah sangat matang, ia telah memiliki perusahaan sawit PT. Amal Tani, mendirikan Wakawui dan organisasi bagi istri dari tentara yang telah gugur, mendirikan Museum Kebudayaan Karo, dan menjadikan nama suaminya Djamin Ginting sebagai nama jalan. Film yang disutradarai Rako Prijanto ini diperakan oleh Atiqah Hasiholan sebagai Likas, Vino G. Bastian sebagai Djamin Ginting, Jajang C. Noer, Tutie Kirana, Arswendi Nasution, Marissa Anita, Ernest Samudra, dan Mario Irwansyah. Film Tiga Nafas Likas akan rilis di bioskop seluruh Indonesia pada 16 Oktober 2014.

 

Foto Profil dari Rahel Lasmaria Simbolon

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

mengejar malam pertama

Film Indonesia yang Rilis di Bioskop pada Bulan Agustus (2)

Melanjutkan posting sebelumnya mengenai Film Indonesia yang Rilis di Bioskop pada Bulan ...