Film / Drama / Idiot Pun Berhak Atas Cinta dalam “I Am Sam”

Idiot Pun Berhak Atas Cinta dalam “I Am Sam”

Sam adalah anak-anak yang terjebak dalam tubuh yang dewasa. Usianya sudah dewasa tetapi kemampuan berpikirnya tidak lebih dari anak usia 7 tahun. Bekerja sebagai pesuruh di Starbucks Coffee, ia menikmati pekerjaan ini, karena itulah satu-satunya pekerjaanya yang ia kuasai. Karena ketekunannya, ia pun diangkat menjadi pelayan, meskipun masih banyak kekurangan.

Sebagai manusia, Sam memiliki nafsu, hingga ia pun menjalin hubungan asmara dengan seorang tunawisma, Rebecca. Hingga pada satu pagi, ketika ia sedang melayani para pelanggan di Starbucks, manajernya, George, segera menyuruhnya untuk pergi ke rumah sakit bersalin, tempat di mana Rebecca hendak melahirkan bayinya.

Hey, Sam. They called. It’s time for you to go,” kata George.

Dengan lugunya, Sam pun menjawab, “Yeah, it’s time for to go now.

Segera menuju rumah sakit dengan tergopoh-gopoh. Sampai di rumah sakit, Sam menyemangati pasangannya, Rebecca, untuk kuat dan segera melahirkan.

Bayinya lahir perempuan. Dan ketika ditanya oleh perawat, akan diberi nama apa, Sam mengatakan Lucy Diamond Dawson.

Usia persalingan, mereka pun keluar dari rumah sakit, Sam menggendong Lucy. Namun, barangkali Rebecca malu telah memiliki anak dari seorang yang idiot, ia pun kabur ketika mereka sepakat untuk menunggu bus.

Bingung. Tetapi tidak ada pilihan lain. Sam harus merawat sang bayi. Lucy dibawa pulang ke apartemennya. Ia rawat dengan cinta, meskipun ia sendiri tidak tahu bagaimana cara merawat seorang bayi.

Menangis sang bayi sejadi-jadinya. Hingga tetangganya, Annie menelonnya, memberitahu caranya mengurusi bayi bahwa bayi seharusnya diberi makan setiap dua jam sekali, serta dialah yang berperan mengurus Lucy ketika Sam bekerja.

I am Sam 1Lucy pun tumbuh menjadi gadis kecil yang manis. Lucy, yang diperankan oleh Dakota Fanning menjadi gadis cerdas. Ratusan pertanyaan cerdas ia lontarkan kepada ayahnya, tetapi ada satu pertanyaan tentang ibunya, yang membuat Sam kebingungan menjawabnya, “Daddy, do you think she’ll ever come back?

Dan, bagian salah satu yang sangat menyentuh ketika Lucy berkata, “You are different.”

What do you mean?” tanya Sam.

You are not like other daddies,” jawab Lucy.

I am sorry… I am sorry,” Sam mengerti bahwa ia memang berbeda dari ayah-ayah lainnya. Ia idiot. Tetapi ia tahu Sam sangat mencintai Lucy.

Namun, Lucy adalah gadis yang cerdas. Ia benar-benar membuat ayahnya bangga, “It’s okay, daddy. Don’t be sorry. I am lucky.

Lucy makin bertumbuh menjadi gadis yang jenius, bahkan jauh lebih jenius dan lebih pintar dari Sam. Sehingga Departemen Sosial AS menganggap Sam tidak mampu lagi untuk mendidik Lucy yang begitu jenius dan kemampuan berpikirnya lebih tinggi dibandingkan dengan Sam. Lucy harus diadopsi oleh keluarga yang lebih normal.

I Am Sam 2Terluka. Anak yang begitu dicintainya harus berpisah. Segala cara dilakukan, anak dan bapak ini tak mau berpisah, mereka saling mencintai, saling menyayangi, hingga pada satu hari Lucy mengajak kabur, pindah tempat, ganti nama yang baru, sebuah kehidupan yang baru.

Namun, Departemen Sosial AS tetap dapat mengembalikan Lucy ke panti.

Merasa ada yang hilang dan tidak ingin kehilangan, Sam pun mencari pengancara yang kondang, yang ia yakini bisa memenangkannya walau gajinya di Starbucks hanya $8.00 per jam. Sam akan bayar pengacara itu, Rita Rothman Glenn Harrison Williams, per jam dengan $8.00.

Perjuangan untuk mendapatkan bantuan hukum dari pengacara kondang nan mahal ini akhirnya berbuah manis. Meskipun awalnya kesal, Rita akhirnya mau menjadi pengacara Sam di pengadilan secarara pro bono (gratis, atau cuma-cuma).

Sidang berlangsung berkali-kali, saksi dihadirkan, termasuk Annie yang memberikan kesaksian dengan banyak cara, yang memposisikan Sam sebagai orang tua yang layak mengasuh.

Meskipun tidak memangkan sidang, tetapi ia telah memenangkan hati banyak orang. Lucy menjadi anak asuh dari keluarga lain, yang sangat menyayangi Lucy. Tetapi cinta ayah dan anak ini tak terpisahkan. Lucy sering kabur di malam hari untuk bertemu ayahnya. Hingga pada akhirnya mereka bersatu.

Sam telah memenangkan hati para orang tua yang terlalu sibuk bekerja, tidak bersyukur atas karunia anak yang diberikan kepada mereka. Sam telah menyadarkan banyak orang, betapa cinta sejati tak akan pernah mati. Betapa cinta itu hadir dan menghinggapi siapapun, termasuk orang idiot sekalipun.

Cinta adalah hak siapapun. Orang idiot pun berhak atas cinta.

Film ini memang sudah lama, rilis tahun 2001, akan tetapi film ini akan tetap hidup bagi siapapun yang ingin mengerti arti cinta.

“I Am Sam” bukan hanya sekedar film ilusi, ada Sam-Sam dan Lucy-Lucy lain di luar sana.

Orang idiot pun berhak atas cinta.

Jika nonton film ini, siap-siap tissue ya, khususnya para cewek. Sangat menyentuh hati.

Penulis: Lintang Sunu

Foto Profil dari Lintang Sunu
Seorang Financial Service Consultant di sebuah perusahaan asuransi swasta terbesar di Indonesia. Aktif dalam dunia blogging sejak tahun 2008 dan fokus pada masalah sosial, perencanaan keuangan, dan kritik sosial.

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

tiga nafas likas

Film Tiga Nafas Likas, Perjuangan Wanita Karo yang Luar Biasa

Film bernuansa keluarga selalu memberikan kesan yang mendalam bagi penontonnya, bukan hanya ...